Ferry Ardiansyah
066ff&lightcolor=0xffffff&logo=http://www.indowebster.com/images/idws.png&autostart=true&usefullscreen=false&s howeq=false&volume=60"type="application/x-shockwave-flash"pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" menu="false"allowfullscreen="false" scale="noborder" quality="low">


Follow Twitter Saya...

>>>Follow Disini<<<<
Add Facebook Saya...

>>>ADD Disini<<<<
Add Friendster Saya...

>>>ADD Disini<<<<
ALL ABouT LiFe...!!??: Lebih Mudah melihat Kesalahan Orang Lain..!!

Sabtu, 26 Juli 2008

Lebih Mudah melihat Kesalahan Orang Lain..!!

Gue punya pengalaman unik waktu mao ngisi bensin di daerah sekitar Cilengsi bareng salah seorang kawan gue. Saat itu Premium baru aja naik harganya jadi 6000 rupiah, makin susah aje nih hidup. Pas masuk pom antrian lumayan panjang juga, dengan sabar gue dan kawan gue nunggu hingga akhirnya tiba juga giliran diisi tangki gue. Biasanya gue bayar ceban dapet 2 liter lebih, sekarang boro-boro, malah kurang.
Sementara tangki lagi diisi gue memandangi sekeliling, di depan gue ada anak muda yang baru aja tangkinya kelar diisi. Selesai, ia segera menstarter motornya tanpa menyadari posisi standar motornya masih terpasang dan segera melajukan motornya dengan kencang, tanpa sempat gue memberitahu. Gue yang juga telah selesai segera bergegas juga nyalahin motor maksudnya mao ngejar orang tadi untuk bilangin standar motornya, baru beberapa hentakan gue berjalan terdengar suara teriakan seorang ibu yang sedari tadi ada di depan antrian..
"Standar... Standar...!" Teriaknya, tapi orang tadi malah makin cepat melajukan motornya tanpa menghiraukan teriakan ibu tadi. Tanpa pikir panjang gue ikut berteriak keras ke orang tadi..
"Standar... Woi.. Standar...!" Dengan lantangnya, tapi ibu itu malah terlihat bingung mendengar gue berteriak. Hingga kawan gue menyadari dan berkata..
"Loe gmane sih, bang diteriakin standar malah ikut-ikut teriak!"
"Lah emang knape, kan gue bener ngebilangin.."
"Yang diteriakin tuh standar loe bukan standar orang tadi..!"kata kawan gue sambil tertawa. Masya Allah ternyata benar standar gue juga masih terpasang, pantes aja tuh ibu bingung. Orang dibilangin koq malah teriak-teriak..

Gue segera merenungi kejadian tersebut dan menarik kesimpulan bahwa "MEMANG MUDAH UNTUK MELIHAT KESALAHAN YANG DIPERBUAT OLEH ORANG LAIN KETIMBANG MENYADARI KESALAHAN YANG DIPERBUAT OLEH DIRI SENDIRI".

Tidak ada komentar: