Ferry Ardiansyah
066ff&lightcolor=0xffffff&logo=http://www.indowebster.com/images/idws.png&autostart=true&usefullscreen=false&s howeq=false&volume=60"type="application/x-shockwave-flash"pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" menu="false"allowfullscreen="false" scale="noborder" quality="low">


Follow Twitter Saya...

>>>Follow Disini<<<<
Add Facebook Saya...

>>>ADD Disini<<<<
Add Friendster Saya...

>>>ADD Disini<<<<
ALL ABouT LiFe...!!??: 2010

Rabu, 21 April 2010

Titip Salam Buat Pagi..!!

Ketika burung-burung mengucapkan salam..
Nyanyian untuk Sang Pagi..
Sambut mentari yang tlah datang..

Ketika embun pagi membasahi rerumputan..
Ketika daun kering melayang-layang..
Ketika awan putih beriringan menyapa camar..
Semua untuk Sang Pagi..

Sang Pagi.. Tak lelah selalu datang mengganti malam..
Ku Titip Salam agar ia tak bosan, datang lagi dan datang lagi..

Andai Pagi sepanjang hari..??

Rabu, 24 Maret 2010

AnTaRa SaHaBaT Dan CinTa...!!

Suatu hari SAHABAT & CINTA berjalan dalam kegelapan...
Tiba-tiba CINTA terjatuh dalam telaga...
Kenapa??
Kerena CINTA itu buta...
Lalu SAHABAT pun ikut terjun dalam telaga...
Kenapa??
Kerena... SAHABAT akan berbuat apa saja demi CINTA !!
Di dalam telaga CINTA hilang...
Kenapa??
Kerena... CINTA itu halus, mudah hilang kalau tak dijaga, sukar dicari
apalagi dalam telaga yang gelap...
Sedangkan SAHABAT masih mencari-cari dimana CINTA & terus menunggu..
Kenapa??
Karena... SAHABAT itu sejati & akan kekal sebagai SAHABAT yang setia.

Suatu saat CINTA bertanya pada SAHABAT...
Kenapa harus ada kamu jika denganku saja seseorang sudah cukup?..
SAHABAT menjawab... Saat seseorang terluka oleh KAMU, maka disitulah AKU dibutuhkan..

CeriTa TenTanG TiGa CinCin...

Menurut cerita, dahulu kala ada seorang kaya yang mempunyai sebuah cincin yang amat berharga yang ingin ia tinggalkan sebagai barang pusaka yang terus menerus untuk keturunannya. Maka ia membuat satu surat wasiat yang menyatakan bahwa siapa yang memiliki cincin tersebut berhak mewarisi segala peninggalan orang tuanya. Demikian keadaan ini berlaku turun temurun terhadap anak-cucunya.

Pada suatu waktu cincin ini berada ditangan seorang ayah yang mempunyai 3 orang putra yang sama-sama dicintainya, karena ia tak bisa mengambil keputusan untuk memberikan cincin itu kepada salah satu anaknya, maka ia pergi ke tukang emas. Demi memberi kepuasan terhadap ketiganya, dibuatlah 2 buah cincin yang betul-betul serupa dengan cincin yang asli hingga siapapun akan sulit untuk membedakannya.

Menjelang sang ayah wafat diberikanlah kepada ketiga putranya masing-masing 1 buah cincin, dan masing-masing putranya menyatakan diri sebagai orang yang paling berhak atas hak waris.. Keadaan ini berlangsung hingga sekarang...

Demikian pula halnya dengan ke 3 Agama yang diberikan ALLah kepada 3 Bangsa.. masing-masing berpendapat bahwa merekalah yang mempunyai Agama yang benar..

Tanpa mengurangi rasa hormat karena perbedaan, sebagai orang Muslim sudah jelas aku berkeyakinan bahwa Agamaku adalah yang Benar..

BerTemunya Dua CinTa..

Dia adalah seorang Laki-laki yang amat kesepian. Sepanjang hidupnya ia berharap dapat berjumpa dengan kekasihnya. Berbagai jalan telah ditempuh tanpa menghiraukan akibat dari dendam rindu yang membara. Dan berkat kegigihannya suatu hari ia bertemu dengan seorang wanita yang sering hadir dalam mimpinya. Saat itu juga ia merasa bahwa perjuangannya tidak sia-sia. Namun diluar dugaan wanita itu tak memberi peluang padanya. lelaki itu tak sanggup menerima kenyataan. Kemudian ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.

Dia seorang Wanita Jelita yang merasa hidupnyatakkan lama lagi akibat penyakit yang dideritanya. Sepanjang hari ia menghabiskan waktu dalam kesendirian. Tak heran jika ia menolak kehadiran lelaki manapun. Dan pada suatu ketika datanglah seorang laki-laki yang mengaku sering memimpikannya. Ia tetap tak peduli. Namun ketika lelaki tersebut bunuh diri dihadapannya, barulah ia tersentak. Ia merasa amat bersalah. Kemudian iapun memutuskan untuk mengambil jalan yang sama..

Mencari CinTa SeJaTi..

Ada seorang Anak datang menemui Ayahnya dan bertanya:

"Ayah dimanakah aku dapat menemui cinta sejatiku?" Tanyanya.
Sang Ayah tersenyum dan balik bertanya," Benar kamu ingin bertemu cinta sejatimu?" Sang Anak menjawab," Iya, Ayah..!?"

Sang Ayah berkata " Coba kau lihat taman bunga ada di sana. Nah sekarang, berjalanlah kamu melewati taman bunga itu tanpa harus kembali lagi ke jalan yang telah kau lalui. Pilihlah satu bunga yang menurutmu indah!"

Sang Anak tersenyum penuh harapan lalu berjalan mengikuti perintah Ayahya.

Tibalah Ia di taman bunga. Dia melihat ada sekuntum bunga yang memikat hatinya, namun dia tidak memetiknya karna dia berharap di depan sana ada bunga yang jauh lebih indah lagi. Dan sampailah Ia di ujung taman itu ia tidak menemui bunga yang indah lagi. Dengan penuh kecewa Anak tersebut datang menemui Ayahnya,


SangAnak berkata "Ayah, tak satupun bunga yang aku petik, tapi ada satu bunga yang menarik hatiku dan aku tak memetiknya sebab kupikir masih ada bunga yang lebih indah lagi.Sang Ayah tersenyum dan berkata "Itulah cinta sejati..!!?"


Inti Cerita diatas adalah bahwa manusia tidak pernah puas dengan apa-apa yang ada dihadapannya dan selalu mencari yang lebih dan lebih lagi hingga akhirnya malah tak mendapatkan apa-apa...!!

Selasa, 16 Maret 2010

Titip Rindu BuaT AyaH...!!

Dalam perjalanan pulang menuju kosan dari rumah Bunda... Sayup-sayup kudengar lagunya ADA Band yang berjudul "Yang Terbaik Bagimu"...

Teringat Masa Kecilku..
Kau Peluk Dan kau Manja..
Indahnya Saat Itu..
Buatku Melambung Di Sisimu.. Terngiang..
Hangat Nafas Segar Harum Tubuhmu..
Kau Tuturkan Segala..
Mimpi-mimpi serta Harapanmu..
...

Tiba-tiba saja jadi ingat sama sosok Ayahku..
Ayahku yang telah tiada adalah seorang pengajar... Pahlawan tanpa tanda jasa, orang menyebutnya. Hubunganku dengan Ayah memang kurang baik sewaktu beliau masih hidup. Ayahku sangat tegas dan rada-rada otoriter terhadap anak-anaknya. Tidak jarang, tamparan, sabetan dengan ikat pinggang aku dan saudara-saudaraku rasakan bila kami berbuat suatu kesalahan... Pokoknya tipe-tipe seorang ayah yang rada-rada kejam...

Tapi itu masa lalu, sudah kututup semua lembaran duka dari seorang sosok Ayah.. Entah mengapa sekarang yang teringat cuma kebaikan-kebaikannya. Aku menyadari bahwa sikap-sikap ayah dahulu adalah cara dia untuk membuat kami anak-anaknya bertahan menghadapi segala tantangan dalam menjalani kehidupan ini. Buktinya sekarang kami menjadi sosok yang kuat, tidak cengeng bila menghadapi masalah, dan yang terpenting menghargai orang lain.

Tidak terasa dalam perjalanan pulang itu mataku basah, entah karena ingat Ayah yang sudah sekitar 15 tahun meninggalkan aku, bunda dan sudara-saudaraku, atau karena semua pelajaran yang telah diberikan beliau, atau masalah lain yang saat ini memang sedang kuhadapi. Tapi segera kuseka air mataku karena aku telah sampai menuju kosan, malu lah sama kawan-kawan kalau tahu aku nangis. Anak laki-laki harus tangguh, walaupun sesekali mengeluarkan air mata tapi pantang terlihat sama orang, itulah prinsipku. Tapi yang jelas Jangan Pernah Melupakan Ayah, sekejam apapun beliau pada kita...

Sabtu, 06 Maret 2010

Awan : Bimbang Dalam Keraguan..!!

Sekumpulan Awan bergerak beriringan... ke selatan. Sebenarnya ia cuma mengikuti hembusan angin yang ga jelas kemana akan membawanya.. Sementara barisan Camar dengan lincah dan bebas mengitari birunya langit.. Sebenarnya ia juga cuma mengikuti kebimbangan sang awan..Lalu sebenarnya siapa yang lagi bimbang?

Senin, 22 Februari 2010

SePeNGGaL SeSaL..TiaDa Guna..


Serpihan Jiwa yang Terkoyak. Mencari Jatidiri yang hilang..KeAngkuhan menemani Ambisinya yang ingin terlihat lebih baik dari orang lain. Ketika tersadar diri, dia tlah jauh melangkah hingga...Terhempas Badai Masa Lalu, Terseret Arus Kebencian, Tersapu Ombak Ambisi, Tertutup dalam Kabut Keabadian, Yang Terlupakan Sekawanan Camar yang terbang..

Tersadar, memang Tak Pernah Menghargai Arti Teman dan Arti Perkawanan..
Maaf Buat Semua yang Telah TerSakiTi...

Sabtu, 20 Februari 2010

"SEBEBAS MERPATI"

Secerah Pagi Aku Bermimpi..
SeLincah Camar Aku MeLayang..
SeTinggi Awan PuTih Aku BerAmbisi..
Sekokoh Batu Karang Aku BerSikap..
Secerca Asa YanG KuPunya, Hanya 'Tuk Sekedar Menjadi..
"SEBEBAS MERPATI"
Terbang Tinggi BerEksPressi..!?

Minggu, 07 Februari 2010

ALLah Menyukai Orang Pema'af..!!

Ada 4 tipe sifat manusia: Pertama, orang yang mudah marah tapi mudah untuk mema'afkan. Kedua, orang yang susah marah tapi juga susah untuk mema'afkan. Ketiga, orang yang mudah marah tapi susah untuk memaafkan. Tipe ketiga ini yang paling banyak dimiliki manusia. Sedang tipe keempat adalah orang yang susah marah tapi mudah untuk mema'afkan. Contohlah tipe keempat ini, karena ALLah SWT. mengajarkan kepada hambaNya untuk bersikap gampang atau mudah mema'afkan, sebagaimana ALLah SWT. sangat gampang atau mudah mengampuni dosa-dosa hambaNya. Maka ALLah SWT. mencela orang yang suka marah dengan menyebutnya sebagai orang bodoh...Sebagaimana firman-Nya : " Jadilah pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh." (QS AL-A'raf(7):199)

Rabu, 27 Januari 2010

6 Ciri OranG BerTaQwa..!!

Meminta maaf atau memberi maaf itu adalah perbuatan yang mulia. Orang yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah seorang ksatria. Orang yang suka memberi maaf adalah orang yang berjiwa besar. Agama sendiri paling tidak menurut pemahaman saya juga menganggap mulia dan menganjurkan kepada perbuatan itu: meminta dan memberi maaf.

Menurut sebuah hadits shahih, Nabi Muhammad saw. Pernah menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baik itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini, sehingga tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf). Sebab nanti di akherat sudah tidak ada lagi uang untuk tebus menebus. Orang yang mempunyai tanggungan dan belum meminta halal ketika di dunia, kelak akan diperhitungkan dengan amalnya: Apabila dia punya amal saleh, dari amal salehnya itulah tanggungannya akan ditebus; bila tidak memiliki, maka dosa atas orang yang disalahinya akan ditimpakan kepadanya, dengan ukuran tanggungannya.

Karena memohon ampun kepada ALLah berarti pembebasan dari hukuman (siksa neraka), dan memohon maaf kepada orang juga menjadi syarat dari pengampunan ALLah, maka konon kiat setan paling mutakhir untuk menjerumuskan manusia adalah: "membenarkan" semua tindakan dan ucapan manusia sehingga tidak pernah merasa bersalah. Dengan demikian, manusia tidak akan memohon ampun atau meminta maaf.

Apabila meminta maaf begitu penting, maka memberi maaf bagi ALLah Yang Maha Pengampun bahkan tersebut sebagai salah satu ciri dari 6 ciri orang takwa dan muhsin yang
dicintai-Nya sebagai penghuni Surga ( Q.S Ali Imron: 133-5)..

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

Di dalam ayat ini disebutkan setidaknya enam karakteristik orang yang beriman...

Yang Pertama: Bertaqwa..
Taqwa sebagaimana yang telah kita ketahui bersama menjaga diri dari azab ALLah dengan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya serta menjauhi apa yang ALLah larang.

Yang Kedua: Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit..
Penghuni surga menunaikan apa saja yang diperintahkan untuk diinfakkan seperti zakat, shadaqah, dan tidak lupa pula nafkah bagi keluarga mereka. Tidak hanya di waktu lapang (banyak harta), namun ketika mereka ditimpa dengan kesempitan mereka tetap berinfak.

Yang Ketiga: Menahan Amarah..
Sebagian dari kita mungkin merasa takjub. Ternyata karakteristik penghuni surga adalah dia mampu menahan amarahnya. Suatu perkara yang mungkin terasa berat bagi sebagian orang. Betul?

Yang Keempat: Pemaaf..
“Mema’afkan kesalahan orang lain.”
Ini juga perkara yang berat. Memaafkan dengan tidak menuntut balas meskipun mampu untuk melakukannya. Namun sebagai catatan, jangan memberi maaf dalam semua kondisi. Ada saatnya pemberian maaf hanya menambah kejahatan seseorang semakin menjadi-jadi. Yang seperti ini bukanlah pemberian maaf yang baik dan terpuji. Memaafkan orang lain yang sudah menyakiti dan berbuat salah pada kita memang cukup sulit...
Seperti ada pepatah:
Butuh 1 Detik untuk melirik orang..
Butuh 1 Menit untuk menyukai orang..
Butuh 1 Jam untuk menyayangi orang..
Tapi Butuh waktu yang lama untuk mema'afkan dan melupakan kesalahan orang..


Yang Kelima: Bila melakukan Dosa, Ingat kepada ALLah dan Mohon Ampun kepada ALLah
Inilah karakteristik penduduk surga. Bila dia melakukan dosa, dia lantas mengingat Rabbnya dan segera meminta ampun.

Yang Keenam: Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa..
Sebagai tambahan, Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan bahwa terus-menerus melakukan dosa dalam keadaan seseorang itu tahu bahwa itu dosa akan menyebabkan dosa kecil menjadi besar. Oleh karena itu jangan anggap enteng dosa kecil, apalagi bila terus menerus dikerjakan.

Jadi kesimpulannya, ada enam karakteristik penduduk surga yang disebutkan dalam ayat ini. Baiknya kita ulang sekali lagi agar kita ingat dan kita amalkan:

1. Bertaqwa
2. Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit
3. Menahan Amarah
4. Pemaaf
5. Bila melakukan Dosa, Ingat kepada Allah dan Mohon Ampun kepada Allah
6. Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa

Semoga ALLah SWT menganugerahkan kepada kita enam karakter mulia tersebut, salah satunya adalah "PEMA'AF" dan memasukkan kita semua ke dalam surga-Nya.

Sumber : Dari berbagai sumber...

Tanamkan SiFaT Pema'aF..!!

Meminta maaf atau memberi maaf itu adalah perbuatan yang mulia. Orang yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah seorang ksatria. Orang yang suka memberi maaf adalah orang yang berjiwa besar. Agama sendiri paling tidak menurut pemahaman saya juga menganggap mulia dan menganjurkan kepada perbuatan itu: meminta dan memberi maaf.

Menurut sebuah hadits shahih, Nabi Muhammad saw. Pernah menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baik itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini, sehingga tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf). Sebab nanti di akherat sudah tidak ada lagi uang untuk tebus menebus. Orang yang mempunyai tanggungan dan belum meminta halal ketika di dunia, kelak akan diperhitungkan dengan amalnya: Apabila dia punya amal saleh, dari amal salehnya itulah tanggungannya akan ditebus; bila tidak memiliki, maka dosa atas orang yang disalahinya akan ditimpakan kepadanya, dengan ukuran tanggungannya.

Karena memohon ampun kepada ALLah berarti pembebasan dari hukuman (siksa neraka), dan memohon maaf kepada orang juga menjadi syarat dari pengampunan ALLah, maka konon kiat setan paling mutakhir untuk menjerumuskan manusia adalah: "membenarkan" semua tindakan dan ucapan manusia sehingga tidak pernah merasa bersalah. Dengan demikian, manusia tidak akan memohon ampun atau meminta maaf.

Apabila meminta maaf begitu penting, maka memberi maaf bagi ALLah Yang Maha Pengampun bahkan tersebut sebagai salah satu ciri dari 6 ciri orang takwa dan muhsin yang
dicintai-Nya sebagai penghuni Surga ( Q.S Ali Imron: 133-5)..

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

Di dalam ayat ini disebutkan setidaknya enam karakteristik orang yang beriman...

Yang Pertama: Bertaqwa..
Taqwa sebagaimana yang telah kita ketahui bersama menjaga diri dari azab ALLah dengan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya serta menjauhi apa yang ALLah larang.

Yang Kedua: Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit..
Penghuni surga menunaikan apa saja yang diperintahkan untuk diinfakkan seperti zakat, shadaqah, dan tidak lupa pula nafkah bagi keluarga mereka. Tidak hanya di waktu lapang (banyak harta), namun ketika mereka ditimpa dengan kesempitan mereka tetap berinfak.

Yang Ketiga: Menahan Amarah..
Sebagian dari kita mungkin merasa takjub. Ternyata karakteristik penghuni surga adalah dia mampu menahan amarahnya. Suatu perkara yang mungkin terasa berat bagi sebagian orang. Betul?

Yang Keempat: Pemaaf..
“Mema’afkan kesalahan orang lain.”
Ini juga perkara yang berat. Memaafkan dengan tidak menuntut balas meskipun mampu untuk melakukannya. Namun sebagai catatan, jangan memberi maaf dalam semua kondisi. Ada saatnya pemberian maaf hanya menambah kejahatan seseorang semakin menjadi-jadi. Yang seperti ini bukanlah pemberian maaf yang baik dan terpuji. Memaafkan orang lain yang sudah menyakiti dan berbuat salah pada kita memang cukup sulit...
Seperti ada pepatah:
Butuh 1 Detik untuk melirik orang..
Butuh 1 Menit untuk menyukai orang..
Butuh 1 Jam untuk menyayangi orang..
Tapi Butuh waktu yang lama untuk mema'afkan dan melupakan kesalahan orang..


Yang Kelima: Bila melakukan Dosa, Ingat kepada ALLah dan Mohon Ampun kepada ALLah
Inilah karakteristik penduduk surga. Bila dia melakukan dosa, dia lantas mengingat Rabbnya dan segera meminta ampun.

Yang Keenam: Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa..
Sebagai tambahan, Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan bahwa terus-menerus melakukan dosa dalam keadaan seseorang itu tahu bahwa itu dosa akan menyebabkan dosa kecil menjadi besar. Oleh karena itu jangan anggap enteng dosa kecil, apalagi bila terus menerus dikerjakan.

Jadi kesimpulannya, ada enam karakteristik penduduk surga yang disebutkan dalam ayat ini. Baiknya kita ulang sekali lagi agar kita ingat dan kita amalkan:

1. Bertaqwa
2. Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit
3. Menahan Amarah
4. Pemaaf
5. Bila melakukan Dosa, Ingat kepada Allah dan Mohon Ampun kepada Allah
6. Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa

Semoga ALLah SWT menganugerahkan kepada kita enam karakter mulia tersebut, salah satunya adalah "PEMA'AF" dan memasukkan kita semua ke dalam surga-Nya.

Sumber : Dari berbagai sumber...

Selasa, 26 Januari 2010

YanG TerLuPakan...!!

Mungkin banyak hal yang terlupakan kita di dunia ini, tapi tidak dengan ALLah, Nabi kita, Orang Tua kita, Semua Orang-orang baik dan yang kita sayangi.... Dan Juga buat kawan baik, sobat, teman dekat, tak ada kata "Yang Terlupakan" buat mereka...

Keindahan Wanita..

Kamu tahu ga, sih kenapa aku memberi sekuntum bunga yang indah buat kamu..
Tidak lebih dan tidak kurang adalah agar bunga tersebut malu bahwa ada yang lebih indah darinya,.. yaitu kamu..!!? Apakah Indahnya seorang Wanita bisa melebihi indahnya sekuntum bunga? jadilah seorang wanita yang keindahannya melebihi keindahan sekuntum bunga? Bukan fisik semata tentunya!

PuTra KeciLku...

Buat PuTra KeciLku..!!

Ketika kamu Lahir ke dunia kamu menangis... tapi banyak orang yang tersenyum dengan kehadiranmu. Maka hiasilah hidupmu dengan kebaikan agar kelak ketika banyak orang yang menangis kamu masih bisa sedikit tersenyum..

Seorang anak laki-laki adalah kebanggaan dari kedua orang tua mereka. Setiap langkah anak laki-laki adalah tanggung jawab dan harapan. Satu langkah keluar dari rumah, anak laki-laki bertanggung jawab atas dirinya dan harapan dari orang tuanya... Ia kelak akan memimpin sebuah kerajaan kecil yang bernama "Rumah Tangga".

Mengutip lagu Iwan Fals..

Duduk sini, nak dekat pada Bapak..
Jangan kau ganggu Ibumu..
Turunlah lekas dari pangkuannya..
Engkau lelaki kelak sendiri...

Ga PerLu TakuT MenJadi Tua...!!??

Ini adalah salah satu hal yang paling ditakuti manusia, selain kematian tentunya. Ga munafik saya juga sebenarnya takut menjadi tua, dalam bayangan saya tua itu sepi sendiri dan sunyi. Tapi kita harus menjalani kiat-kiat agar menjadi tua bukan lagi suatu hal yang perlu ditakuti. Sebab menjadi tua adalah hal yang alami dan wajar, itu adalah proses yang harus dijalani manusia sebagai makhluk hidup.

Tak perlu cemas menjadi tua. Bagaimana menjalani tua yang indah, penuh kasih sayang dari orang-orang terdekat? Intinya kita bisa menjadi bahagia pada waktu tua bila di masa muda sekarang ini kita selalu menanamkan benih-benih kebaikan dan kasih sayang kepada orang-orang tanpa pamrih. Maka di waktu masa tua kita akan memetik hasil dari benih-benih kebaikan dan kasih sayang yang dulu kita tebarkan di waktu muda. Masuk akal, bukan? Cobalah dari sekarang...!!

PesaN Dari OranG Tua...

Tidak seLamanya kejahaTan harus dibaLas denGan kejahaTan juGa...

BiLa ada oranG yanG meLempari kiTa denGan EJEKAN..!!
BaLasLah denGan meLemparkan SENYUMAN..

BiLa ada oranG yanG meLempari kiTa denGan HINAAN..!!
BaLasLah denGan meLemparkan PUJIAN..

BiLa ada oranG yanG meLempari kiTa denGan BATU..!!
BaLasLah denGan meLemparkan BUNGA....
..sekaLian ama POT-nya juGa..

Ya, iyaLah... Didiemin sekaLi, dua kaLi,... maLah nGeLunjaK..
Hehehe.. just kiddinG

BerSyukur...!!??

Bersyukur berarti lebih banyak memikirkan apa-apa yang telah kita dapat, apa-apa yang kita miliki dan apa-apa yang baik dalam hidup kita. Daripada memikirkan apa-apa yang tidak kita miliki, apa-apa yang tidak kita dapatkan, dan apa-apa yang salah dalam hidup kita,.. Serta apa-apa yang harus lebih baik. Dengan bersyukur berarti kita menerima segala pemberian dari ALLah sebagai suatu hal yang sudah sepantasnya dan sudah waktunya kita dapatkan. Bersyukur juga mengajarkan kita menerima berbagai hal yang belum kita dapat, belum kita miliki, belum kita raih adalah memang hal-hal yang belum waktunya kita terima. Dan bila tiba waktunya maka rasa syukur kita akan semakin besar dan menghargai sekecil apapun setiap pemberian dari ALLah.

Minggu, 10 Januari 2010

Hal Kecil Suatu Saat Besar Artinya..(Mungkin!!)

Banyak hal-hal kecil yang kita lakukan bersama orang lain suatu saat bisa menjadi hal yang berkesan dan tak terlupakan. Waktu kecil dulu kakek pernah mengajakku berjalan di suatu jalan yang masih banyak pepohonan dan tumbuh-tumbuhan liar. Disitu ada satu tumbuhan yang menarik perhatianku pada saat itu, Putri malu. Sejenis tumbuhan yang bila tersentuh maka akan rebah atau tidur. Aku yang masih kecil lugu begitu tertarik pada hal kecil seperti itu...

Hal kecil itu begitu berarti pada saat aku telah dewasa dan kini aku berperan seperti waktu kakek saat aku kecil dulu. Bersama putra kecilku, ia begitu tertarik saat aku menunjukannya tumbuhan itu. Ia menyentuh tumbuhan putri malu tersebut dan begitu senang ketika pohon itu tertidur. Hal itu kecil memang dan sepele tapi sangat besar artinya saat ini.

Hal yang kecil bagi seseorang mungkin besar suatu saat nanti... Apalagi ketika orang yang bersama ada dalam kenangan tersebut telah tiada..

Tributte to: Kakek, Ayah.. dan semua orang yang telah tiada dan hidup abadi dalam kenangan..

That's What FrienD Are For...!!

For Good Time And Bad Time I'LL Be On Your Side Forever More... That's What Friend Are For...!" Kutipan dari syair sebuah lagu barat yang artinya kurang lebih begini... Disaat-saat terbaik maupun saat-saat terburuk yang namanya teman akan selalu ada di sisi kita.

Teman adalah kebutuhan tiap manusia yang masih butuh bersosialisasi, butuh didengarkan, butuh diperhatikan. Tapi yang namanya teman didapat juga tidak bisa dengan mudah begitu saja. Tapi terkadang teman datang sendiri berdasarkan kesamaan prinsip, kesamaan hobi, kesamaan lingkungan kesamaan sifat, kadang juga kesamaan nasib. Akibat selalu bersama terkadang perasaan saling membutuhkan tumbuh, perasaan kangen atau rindu datang bila salah seorang dari kita tidak ada atau tidak bertemu satu sama lain dalam jangka waktu sebentar atau lama.

Namun tak sedikit pula teman datang akibat perbedaan-perbedaan yang menjadikan pertemanan mempunyai warna. Tapi yang perlu dicatat disini kita tak bisa dengan begitu saja menentukan siapa yang bisa dan harus menjadi teman kita, atau siapa yang tidak bisa menjadi teman kita. Tentu saja hal itu terlalu naif, sebab pertemanan timbul dari rasa saling membutuhkan dan rasa saling kecocokan antara dua orang walau dari latar belakang dan perbedaan-perbedaan yang ada. "Kita Akan Memiliki Sekelompok Teman Yang Sempurna Selama Kita Menerima Kenyataan Bahwa Tidak Semua Orang Yang Menurut Kita Seharusnya Menjadi Teman Kita Akan Menjadi Teman Kita..!" Jadi disini pertemanan tidak bisa kita yang atur siapa-siapa yang menjadi teman kita bila tidak ada kecocokan dari perbedaan yang ada.


FiLosofi SeoranG TemaN..

Sebuah danau yang tenang yang dalam ditengah tempat yang sunyi, tiba-tiba didatangi seseorang yang sedang merenung. Sambil merenung ia melemparkan sebuah batu ke dasar danau tersebut hingga memecahkan kesunyian. Danau bergolak sejenak den menimbulkan gelombang dan riakan kecil, tak berapa lama tenang kembali. Peristiwa sebuah danau yang tadinya tenang tiba-tiba dilempai batu hingga bergolak sebentar dan kemudian tenang kembali kurang lebih punya arti yang sama dengan seorang teman dalam hati kita. Teman yang diibaratkan batu tadi tiba-tiba datang pada kita yang diibaratkan danau tersebut. Mula-mula tidak saling kenal, kemudian karena suatu kecocokan dari perbedaan yang ada akhirnya kita saling mengenal satu sama lain, saling memperhatikan satu sama lain hingga terasa ada yang kurang bila salah satu dari kita berada jauh... Hingga akhirnya menjadi salah satu elemen dari kita yang tak terpisahkan.

Ketika ada konflik dalam menyikapi perbedaan-perbedaan yang ada disinilah ujian sebenarnya, apakah kita bener-benar seorang teman sejati bagi yang lainnya. Sebab yang dinamakan teman sejati adalah sebuah pertemanan yang sudah melewati banyak ujian dan rintangan. Umpama akibat perbedaan-perbedaan yang ada sebuah pertemanan menjadi renggang bahkan putus sesaat, tidak perlu kita pikirkan berkepanjangan, sebab yang namanya teman sejati pasti akan kembali. Tidak bisa begitu saja kita melupakan hal-hal yang sudah kita lakukan bersama-sama. Entah hal-hal baik, hal-hal ekstrem, atau hal-hal buruk yang pernah kita lakukan bersama-sama. Kenangan itu tidak bisa begitu saja hilang atau kiita hapus dari ingatan kita. Ingat hati kita yang diibaratkan danau tadi sudah didiami oleh batu tersebut yang diibaratkan seorang teman... Jadi melupakan seorang teman sejati ibarat menyelam ke danau yang dalam dan mengambil batu yang ada di dasar danau tersebut dan membuangnya jauh-jauh. Cukup sulit bukan jika kita bukan penyelam. Teman Sejati Selalu di Hati, Teman Sejati Pasti KembaLi..!!


Tribute To Some One, SeoranG Teman Yang saaT ini menJauh..
SaaT ini TernyaTa Ga mudah buaT Lupa kebersamaan kiTa seLama menjadi kawan baik, disadari aTau Tidak...TiaP Manusia PasTi Pernah BerBuaT saLah, TeTapi Tiap Manusia YanG BersaLah Berhak MendaPaT KesemPaTan KeDua..

Mengapa Doa Belum Terkabul..?

Menurut syeh Ibrahim Bin Adam, bahwa sebab-sebab doa seseorang belum diperkenankan Allah,sbb :
1. Meyakini adanya Allah tetapi tidak menunaikan hak Allah SWT.
2. Mampu atau pandai membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkannya.
3. Menyatakan cinta kepada Rosul tetapi tuntunannya ditinggalkan.
4. Menyatakan setan adalah musuh yang nyata tetapi titah setan masih dikerjakan.
5. Banyak nikmat Allah yang diterima dan dinikmati tetapi tidak pernah bersyukur.
6. Sangat yakin akan kematian tetapi tidak mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.
Dalam mengejar kebahagiaan hidup di dunia, manusia tidak dapat terhindar dari permasalahan. Tiap permasalahanitu mesti dihadapi dengan sabar, ulet serta sungguh-sungguh melalui berbagai pendekatan. Tidak boleh putus asa, karena setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Berdoa merupakan salah satu penyelesaian yang dapat dilakukan seseorang untuk mengatasi problema yang sedang dihadapinya. Sebab doa merupakan senjata bagi orang-orang yangberiman. Berdoa bukan hanya sekedar ucapan atau penyampaian semata, tetapi segala hal yang mendorong terkabulnya doa harus dipenuhi.

HiDuP SeBuaH PerJuaNGan..!!

Suatu ketika aku duduk mengamati kepompong seekor kupu-kupu yang sedang berjuang memaksa dirinya melewati lobang kecil dari kepompongnya. Sang kupu-kupu berhenti meronta, kelihatannya dia telah berusaha semampunya hingga tiada daya untuk berbuat lebih jauh lagi. Karena iba aku memutuskan membantunya. Kuambil gunting lalu kupotong sisa kekangan kepompong itu. Kupu-kupu keluar dengan mudahnya, namun dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil serta sayap yang mengkerut. Aku terus mengamati karena berharap sayap kupu-kupu tersebut mekar dan melebar sehingga mampu terbang dan menopang tubuhnya. Sayang hal itu tak pernah terjadi.

Nyatanya kupu-kupu tersebut menghabiskan sisa hidupnya merangkak disekitar dengan tubuh gembung dan sayap-sayap yang mengkerut. Dia tak pernah bisa terbang. Yang tidak kumengerti dari niat baik dan ketergesaanku adalah ternyata bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dilakukan kupu-kupu tersebut melewati lubang kecil itu adalah cara ALLAH untuk memeksa cairan dari kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sehingga dia akan siap terbang ketika memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.

Kadang perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika ALLAH membiarkan hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita memohon kekuatan, dan ALLAH memberikan kesulitan-kesulitan untuk membuat kita kuat. Kita memohon kebijakan, dan ALLAH memberikan persoalan untuk diselesaikan. Kita memohon keteguhan hati, dan ALLAH memberikan kita bahaya untuk diatasi. Kita memohon cinta, dan ALLAH memberikan orang-orang bermasalah untuk ditolong.

Kita meminta setangkai bunga yang segar, tetapi ALLAH memberi Kaktus yang berduri, Kita meminta Kupu-kupu yang indah, tetapi ALLAH memberi ulat berbulu. Terkadang kita sedih, kecewa, marah...
Kenapa ALLAH tidak memberikan apa-apa yang kita minta? Kita tak pernah tahu maksud ALLAH..
Kemudian Kaktus tadi berbunga, dan ulat tadi berubah menjadi kupu-kupu yang indah.
ITULAH JALAN ALLAH...INDAH PADA WAKTUNYA...

ALLAH tidak memberikan apa-apa yang kita harapkan, tetapi IA memberikan apa-apa yang kita perlukan. Kita boleh saja sedih, marah dan kecewa. Tetapi jauh diatas segalanya IA sedang merajut sesuatu yang terbaik dan terindah di dalam kehidupan kita.

Intinya " Siapa Yang Dikehendaki ALLAH Padanya Suatu Kebaikan ( Keuntungan ) Maka Diberinya Penderitaan atau Cobaan".

MemanG BaiK JaDi OranG PenTinG..!!

Jadi warga kelas 2? Memang kedengarannya menyedihkan. Tapi ngga perlu malu jadi warga kelas 2. Apa sih warga kelas 2 itu? Warga kelas 2 adalah orang-orang aneh atau sebutlah freak, yang ngga tenar di lingkungannya, ga penting bagi orang lain, yang gaya hidupnya ngga seperti orang-orang atau anak-anak muda Zaman sekarang.

Bagi sebagian orang memang ngga enak jadi warga kelas 2. Tapi ngga usah khawatir, kita punya cara gimana menikmati hidup sebagai warga kelas 2? Hal pertama yang kita hindari adalah mengikuti atau jadi Follower orang-orang yang hidup sebagai warga kelas 1 atau orang-orang tenar atau penting. Kita jalani aja hidup kita selayaknya kita sendiri. Toh, ngapain kita ikut-ikut gaya hidup mereka sementara kita ngga nyaman menjalaninya. Terkadang mereka sadari atau tidak mereka menjalani hidupnya dengan cara memaksakan atau tidak sesuai kata hati nurani mereka sendiri.

Disinilah Kita punya nilai lebih, dengan konsentrasi sebagai diri sendiri. Kita bisa tunjukan kelebihan kita sebagai orang aneh dengan hal-hal aneh atau bakat aneh yang kita miliki yang jarang orang lain punya. Bisa jago gambar, jadi penulis, atau hal-hal aneh lain yang belum sempat terlintas dipikiran kita sekarang.

Banyak kok orang-orang aneh atau warga kelas 2 yang jadi sukses ( Siapa, ya?). Tapi yang jelas ngga perlu malu jadi warga kelas 2, yang penting kita punya prinsip tidak mengikuti atau jadi Follower orang lain. Be Your Self…. Jadilah diri sendiri apa adanya walau jadi orang aneh sekalipun, asal ngga menyakiti atau merugikan orang lain... Memang baik menjadi orang penting tapi jauh lebih penting untuk menjadi orang baik....!!!

NoBoDy PerFecT..!!

Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Sebab kesempurnaan hanya milik ALLAH SWT... Tapi banyak orang mengalami stress yang sangat besar dan kadang tak tertahankan karena keinginan menjadi sempurna. Entah berkaitan dengan diri sendiri, penampilan, usaha yang gagal, atau berkaitan dengan orang lain, cara bersikap, meniru cara hidup orang lain dan sebagainya... sikap ingin sempurna tidak menunjang kebahagiaan. Malah kalau kita pikirkan, keinginan menjadi sempurna dan hasrat memperoleh kedamaian batin saling bertentangan.

Kalau ingin sesuatu menjadi "sempurna" atau lebih baik daripada kenyataannya berarti kita tidak puas dengan apa yang telah kita miliki.Bukankah dengan bersyukur atau puas atas apa yang telah kita miliki akan membuat kita bahagia, tetapi kita malah terpaku pada apa yang salah, apa yang tidak ada, dan apa yang kurang dari diri kita.

Nikmatilah "ketidaksempurnaan yang sempurna" karena ketika melepaskan keinginan menjadi sempurna, kita bakal mulai menyadari bahwa sebenarnya ada "kesempurnaan" di dalam "ketidak sempurnaan". Meski kadang di luar terlihat lain, ALLAH tahu apa yang IA lakukan, Alam Raya tahu apa yang dilakukannya, semuanya "sempurna' dengan caranya masing-masing.

Dengan kata lain, kita mulai menyadari bahwa kita tepat berada dimana kita seharusnya berada, meski mungkin saat itu kita tidak bisa melihatnya. Kesalahan yang kita lakukan adalah bagian dari perjalanan hidup kita yang meskipun kita tidak suka melakukannya dan sudah pasti berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghindarinya. Dan ketika kita mulai melepaskan keinginan supaya semua menjadi sempurna, kita akan menyadari bahwa dalam banyak hal, semuanya sudah sempurna... dengan caranya masing-masing.

Cintapun takkan datang jika kita menunggu orang yang sempurna. Cinta akan datang jika kita dapat menerima "ketidak sempurnaan" seseorang dan mencintainya denga "sempurna".


To : ALL My Friend.

"Apakah AnDa TaHu..!?"

Tahukah anda bahwa kata "TAHU" dalam Bahasa Indonesia memiliki 3 arti atau makna.
Yang pertama kata tahu punya arti sebuah makanan yang terbuat dari kacang kedelai, temannya tempe. Dalam kalimat seperti ini: "Selain tempe kamu makan pakai apa?" tanya seorang Guru pada muridnya.
"Tahu, Bu Guru!"
Arti "tahu" yang kedua adalah "mengerti atau paham" kalau dalam contoh kalimat seperti ini:
"Anak-anak siapa yang tahu nama Nabi kita? Pasti semua tahu, kan!" Tanya seorang Ustadz pada para santrinya.
"Tahu, Pak Ustadz!"
Nah, arti kata "tahu" yang ketiga agak kontroversi dengan yang kedua alias berlawanan sebab artinya "tidak mengerti atau tidak paham". Koq bisa begitu? Saya juga agak bingung dan lucu dengan Bahasa Indonesia yang satu ini tapi tak bisa menjelaskan kecuali dengan sebuah kalimat contoh seperti ini:
"Kamu tahu tidak orang pertama yang membuat tempe dan tahu?" Tanya seorang Ilmuwan pada rekannya.
"Tahu, deh...!?" Jawab rekannya bingung tanda tidak tahu.
Memang unik, satu kata bisa mempunyai dua makna yang saling berlawanan. Pada akhirnya saya jadi Tahu bahwa banyak hal di dunia ini yang tidak saya tahu..!!??
Ditulis pada hari Selasa yang lalu · Komentari · Suka