Ferry Ardiansyah
066ff&lightcolor=0xffffff&logo=http://www.indowebster.com/images/idws.png&autostart=true&usefullscreen=false&s howeq=false&volume=60"type="application/x-shockwave-flash"pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" menu="false"allowfullscreen="false" scale="noborder" quality="low">


Follow Twitter Saya...

>>>Follow Disini<<<<
Add Facebook Saya...

>>>ADD Disini<<<<
Add Friendster Saya...

>>>ADD Disini<<<<
ALL ABouT LiFe...!!??: 6 Ciri OranG BerTaQwa..!!

Rabu, 27 Januari 2010

6 Ciri OranG BerTaQwa..!!

Meminta maaf atau memberi maaf itu adalah perbuatan yang mulia. Orang yang mau mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah seorang ksatria. Orang yang suka memberi maaf adalah orang yang berjiwa besar. Agama sendiri paling tidak menurut pemahaman saya juga menganggap mulia dan menganjurkan kepada perbuatan itu: meminta dan memberi maaf.

Menurut sebuah hadits shahih, Nabi Muhammad saw. Pernah menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baik itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini, sehingga tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf). Sebab nanti di akherat sudah tidak ada lagi uang untuk tebus menebus. Orang yang mempunyai tanggungan dan belum meminta halal ketika di dunia, kelak akan diperhitungkan dengan amalnya: Apabila dia punya amal saleh, dari amal salehnya itulah tanggungannya akan ditebus; bila tidak memiliki, maka dosa atas orang yang disalahinya akan ditimpakan kepadanya, dengan ukuran tanggungannya.

Karena memohon ampun kepada ALLah berarti pembebasan dari hukuman (siksa neraka), dan memohon maaf kepada orang juga menjadi syarat dari pengampunan ALLah, maka konon kiat setan paling mutakhir untuk menjerumuskan manusia adalah: "membenarkan" semua tindakan dan ucapan manusia sehingga tidak pernah merasa bersalah. Dengan demikian, manusia tidak akan memohon ampun atau meminta maaf.

Apabila meminta maaf begitu penting, maka memberi maaf bagi ALLah Yang Maha Pengampun bahkan tersebut sebagai salah satu ciri dari 6 ciri orang takwa dan muhsin yang
dicintai-Nya sebagai penghuni Surga ( Q.S Ali Imron: 133-5)..

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

Di dalam ayat ini disebutkan setidaknya enam karakteristik orang yang beriman...

Yang Pertama: Bertaqwa..
Taqwa sebagaimana yang telah kita ketahui bersama menjaga diri dari azab ALLah dengan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya serta menjauhi apa yang ALLah larang.

Yang Kedua: Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit..
Penghuni surga menunaikan apa saja yang diperintahkan untuk diinfakkan seperti zakat, shadaqah, dan tidak lupa pula nafkah bagi keluarga mereka. Tidak hanya di waktu lapang (banyak harta), namun ketika mereka ditimpa dengan kesempitan mereka tetap berinfak.

Yang Ketiga: Menahan Amarah..
Sebagian dari kita mungkin merasa takjub. Ternyata karakteristik penghuni surga adalah dia mampu menahan amarahnya. Suatu perkara yang mungkin terasa berat bagi sebagian orang. Betul?

Yang Keempat: Pemaaf..
“Mema’afkan kesalahan orang lain.”
Ini juga perkara yang berat. Memaafkan dengan tidak menuntut balas meskipun mampu untuk melakukannya. Namun sebagai catatan, jangan memberi maaf dalam semua kondisi. Ada saatnya pemberian maaf hanya menambah kejahatan seseorang semakin menjadi-jadi. Yang seperti ini bukanlah pemberian maaf yang baik dan terpuji. Memaafkan orang lain yang sudah menyakiti dan berbuat salah pada kita memang cukup sulit...
Seperti ada pepatah:
Butuh 1 Detik untuk melirik orang..
Butuh 1 Menit untuk menyukai orang..
Butuh 1 Jam untuk menyayangi orang..
Tapi Butuh waktu yang lama untuk mema'afkan dan melupakan kesalahan orang..


Yang Kelima: Bila melakukan Dosa, Ingat kepada ALLah dan Mohon Ampun kepada ALLah
Inilah karakteristik penduduk surga. Bila dia melakukan dosa, dia lantas mengingat Rabbnya dan segera meminta ampun.

Yang Keenam: Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa..
Sebagai tambahan, Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan bahwa terus-menerus melakukan dosa dalam keadaan seseorang itu tahu bahwa itu dosa akan menyebabkan dosa kecil menjadi besar. Oleh karena itu jangan anggap enteng dosa kecil, apalagi bila terus menerus dikerjakan.

Jadi kesimpulannya, ada enam karakteristik penduduk surga yang disebutkan dalam ayat ini. Baiknya kita ulang sekali lagi agar kita ingat dan kita amalkan:

1. Bertaqwa
2. Menginfakkan Harta di Kala Lapang maupun Sempit
3. Menahan Amarah
4. Pemaaf
5. Bila melakukan Dosa, Ingat kepada Allah dan Mohon Ampun kepada Allah
6. Tidak Meneruskan Perbuatan Dosa ketika Mereka Mengetahui itu Dosa

Semoga ALLah SWT menganugerahkan kepada kita enam karakter mulia tersebut, salah satunya adalah "PEMA'AF" dan memasukkan kita semua ke dalam surga-Nya.

Sumber : Dari berbagai sumber...

Tidak ada komentar: